Monday, November 24, 2008

Menjadi Pembicara Ulung

. Monday, November 24, 2008


Kita tahu banyak sekali orang yang bias berbicara di depan umum dengan sangat berani . Kita juga heran kenapa dia bias begitu berani sehingga bias maju untuk tampil

Sebenarnya sebelum kitamenjadi seorang pembicara kita harus tahu beberapa prinsip dasarnya


Dalam postingan kali ini terdapat 3 bagian yang di dlamnya terdapat 15 prinsip. Jadi anda harus bias menerapkannya untuk menjadi seorang pembicara sejati:konslet:


BAGIAN 1

Bagian pertama itu bagian sebelum pelaksanaan . Bagian ini sangat lah penting jadi berhati hati lah.. Jangan sampai bagian ini kita gagalkan karena jika gagal kemungkinan berhasilnya hanya 50%


GAgal MereNcanakan BerataTi MrEncAnakan GaGal


Diatas segala- galanya siap adlah segala - galanya ....


Prinsip 1 Niat yang Tulus

Jangan pernah berpikir kalau kita di depa lebih bergantung kepada pujian. Berpikirlah kalau kiat berbicara itu karana Allah hal ini penting karena jika kita hanya mengkarap pujian bakalan grogi nantinya

Prinsip II Tujuan yang focus

Tetapkan dulu mau berbicara yang menuju kemana ? apa kita mau berbicara tanpa arahan yang jelas kan nggak lucu jadinya nanti

Prinsip III Lengkapi Informasi

Janglah pernah maju ke depan umum dengan pengetahuan yang pas pasan nanti bias menimbulkan sebuah argument yang tidak enak dari orang lain. Kalau mau berpidato kita haru punya ilmu yang lebih paling tidak beda berapa tingkat sama orang lain lah

Prinsip IV Jiwai Tujuan

Hayati yang kita bicarakan dengan perasaan . Karena ini akan membuat teks yang kita baca nanti berpengaruh kepada orang lain

Prinsip V Jaga penampilan

Penampilan yang kita gunakan haruslah cocok dengan acara yang sedang berlangsung . Jangan sampai salah , Misal kalau acara agama .Paling tidak pakai lah baju koko.Jangan pakai Kaos dan jeans kurang enak dilihatnya


Bagian 2

Bagian kedua ini tentang prinsip ketika tampil. Bagian ini harus sempurna dilakukan jika kurang kemungkinan bagus hanya 60% saja

Prinsip VI Satukan Hati

Kita harus bias akrab kepada audiens paling tidak santai dan berbobotlah pembicaraannya.

Prinsip VII Visualisasi dan Humor

Usahakan menyampaikan sedikit humor atau pencair suasana agar tidak canggung saat berbicara, Kalu bias humor disampaikan saat pertama berbicara agar audiens menjadi lebih sreg kepada kita.

Prinsip VIII Gunakan ekspresi

Kalau ada hal yang berbau ekspresi kita harus bisa menyatukan apa yang kita bicarakan dengan mimic muka kita. Jangan lagi sedih mukanya girang jadi aneh jadinya.

Prinsip IX Atur suara

Hal ini bergantung pada volum suara . kalau bias kita kencangkan suara pada hal yang marah , mengagetkan dan senang. Lirihkan suara saat sedih, takut, dan cemas. Suaa sedang saat tidak berekspresi. Vocal itu mempengaruhi penilaian pendengar

Prinsip X Peka terhadap Audiens

Lihat ekspresi audiens apakah menujukkan wajah bosan kalau ia cairkan dengan semngat atau humor, Janganlah melanjutkan pembicaraan saat pendengar lelah karena hal itu dapat menyebabkan kengantukkan

Prinsip XI Berbicara dengan Prasaan

Kita harus bias menyatukan perasaan kepada teks dan pendengar jika kitqa sudah bias bias dipastikan kalau pembicaraan kita bagus


Bagian 3

Pasca berbicara : dibagian ini kita akan belajar menutup dan setelah penutupan pembicaraan pembicaraan


Prinsip XII Evaluasi kekurangan

Kita harus introspeksi kekurangan kita semakin banyak kesalahan semakin bagus >Karena SALAH ITU BAGUS

Prinsip XIII Perubahan diri

Slah itu bagus kalau KITA TAU KESALAHAN KITA. JAdi jangan hanya salah tapi diperbaiki

Prinsip XIV Kekuatan Ibadah

Ini penting karena orang yang jarang ibadah pasti gemetar saat berbicaradi depan umum BIASANYA



0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
special-tips is proudly powered by Blogger.com | Template by FACHRI